Tokutei Ginou

Syarat Tokutei Ginou 2026: Bahasa, Skill, dan Dokumen

Calon Tokutei Ginou pada umumnya harus berusia minimal 18 tahun, lulus ujian bahasa dan keterampilan bidang, memperoleh kontrak dari perusahaan penerima, sehat, serta memenuhi dokumen izin tinggal dan visa. Ketentuan dapat berbeda pada sektor tertentu dan bagi peserta yang memperoleh pembebasan setelah menyelesaikan magang teknis.

Syarat Tokutei Ginou 2026: Bahasa, Skill, dan Dokumen
Jawaban singkat

Calon Tokutei Ginou pada umumnya harus berusia minimal 18 tahun, lulus ujian bahasa dan keterampilan bidang, memperoleh kontrak dari perusahaan penerima, sehat, serta memenuhi dokumen izin tinggal dan visa. Ketentuan dapat berbeda pada sektor tertentu dan bagi peserta yang memperoleh pembebasan setelah menyelesaikan magang teknis.

Apa itu Tokutei Ginou?

Tokutei Ginou atau Specified Skilled Worker adalah status tinggal Jepang bagi warga asing yang bekerja pada bidang yang ditetapkan. SSW(i) ditujukan untuk pekerja yang memiliki tingkat pengetahuan atau pengalaman tertentu; perusahaan penerima juga wajib memberikan dukungan kehidupan dan pekerjaan secara langsung atau melalui organisasi pendukung terdaftar.

Syarat utama Tokutei Ginou

  1. Usia. Pada prinsipnya berusia 18 tahun atau lebih.
  2. Bahasa Jepang. Untuk banyak sektor, lulus JFT-Basic atau JLPT N4 ke atas. Bidang kaigo memerlukan ujian bahasa kaigo tambahan.
  3. Keterampilan. Lulus ujian skill sesuai sektor, kecuali memenuhi ketentuan pembebasan.
  4. Kontrak. Mendapat kontrak dari perusahaan yang menjelaskan pekerjaan, upah, jam, lembur, cuti, lokasi, dan potongan.
  5. Kesehatan dan kepatuhan. Sehat untuk pekerjaan serta tidak memiliki masalah yang menggagalkan proses imigrasi.
  6. Dokumen. Identitas, paspor, sertifikat ujian, CV, kontrak, Certificate of Eligibility, dan dokumen pendukung lainnya.

Bagaimana alur dari Indonesia?

  1. Pilih sektor dan cek persyaratan resminya.
  2. Belajar bahasa serta materi keterampilan.
  3. Daftar dan lulus ujian yang dipersyaratkan.
  4. Melamar lowongan dan mengikuti wawancara perusahaan.
  5. Memeriksa kontrak serta rencana dukungan.
  6. Perusahaan atau kuasa memproses Certificate of Eligibility di Jepang.
  7. Mengajukan visa setelah dokumen siap.
  8. Mengikuti pembekalan dan berangkat sesuai jadwal resmi.

Apa yang diperiksa dalam kontrak?

Jangan berhenti pada angka gaji. Periksa tarif dasar, jam kerja, sistem shift, lembur, bonus bila ada, hari libur, cuti, asuransi, pensiun, pajak, biaya asrama, utilitas, transportasi, lokasi, masa kontrak, dan prosedur berhenti. Upah harus setara atau lebih tinggi daripada pekerja Jepang untuk pekerjaan sejenis.

Siapa yang dapat memperoleh pembebasan tes?

Peserta yang menyelesaikan Technical Intern Training (ii) dengan baik dapat dibebaskan dari tes bahasa dan tes keterampilan pada bidang terkait. Peralihan ke sektor berbeda dapat tetap mewajibkan ujian skill sektor tujuan. Bukti penyelesaian harus diperiksa sebelum mengandalkan pembebasan.

Catatan: Sertifikat lulus tes bukan jaminan memperoleh pekerjaan atau visa. Kandidat tetap harus lulus seleksi perusahaan dan pemeriksaan dokumen imigrasi.

PERTANYAAN UMUM

FAQ

Apakah bisa Tokutei Ginou tanpa pengalaman kerja?

Tergantung sektor dan lowongan. Ujian skill membuktikan kompetensi minimum, tetapi perusahaan dapat menetapkan pengalaman sebagai syarat seleksi.

Apakah wajib tinggal di asrama?

Tidak selalu, tetapi banyak perusahaan menyediakan atau membantu tempat tinggal. Biaya dan fasilitas harus dijelaskan.

Berapa lama proses visa?

Tidak ada durasi pasti karena bergantung kelengkapan dokumen, proses Certificate of Eligibility, kedutaan, dan kondisi kasus.

Apakah SSW(i) bisa membawa keluarga?

Pada prinsipnya SSW(i) tidak mengizinkan pendampingan keluarga, berbeda dengan kondisi tertentu pada SSW(ii).

Sumber Resmi

Informasi dapat berubah mengikuti aturan, program, lowongan, dan otoritas terkait. Verifikasi kembali sebelum mengambil keputusan atau melakukan pembayaran.

Ditinjau oleh Tim Akademik SEKAI JAPAN

Materi disusun untuk edukasi calon peserta dan orang tua dengan prinsip transparansi proses, kesiapan kompetensi, dan tanpa menjanjikan kelulusan, visa, atau keberangkatan.